Thursday, June 16, 2011

IIT JEE Fisika Formula Revisi 7. Edaran gerak

Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!



θ = sudut posisi partikel

ω = kecepatan sudut θ = d / dt = limΔt → 0 Δθ / Δt

α = percepatan sudut ω = d / dt = d ² θ / dt ²

Jika percepatan sudut konstan, rumus serupa dengan formulir pada rumus linear dapat digunakan untuk mencari variabel sudut:

θ = ω 0 t + ½ αt ²

ω = ω 0 + αt

ω ω ² = 0 ² + 2 α θ

Linear variabel gerak melingkar


s = jarak tempuh Linear oleh partikel dalam gerakan melingkar

Δs = Linear jarak yang ditempuh oleh partikel bergerak melingkar dalam waktu Δt


Δs = rΔθ

Mana
r = jari-jari lingkaran di mana partikel bergerak
Δθ perpindahan = sudut dalam waktu Δt

Δs / Δt = rΔθ / Δt

v = r ω
mana
linear v = kecepatan partikel

t = laju perubahan kecepatan partikel bergerak melingkar

t = dv / dt = rdω / dt = α r

Unit Vektor sepanjang Radius dan Tangent pada titik pada lingkaran di mana partikel bergerak.




Jika x-sumbu horizontal dan sumbu y adalah vertikal (representasi normal)

r = unit vektor sepanjang jari-jari pada sebuah titik pada lingkaran

r = i cos θ + j sin θ

t = unit vektor sepanjang garis singgung pada suatu titik pada lingkaran

t = - i sin θ cos θ + j

Posisi vektor titik P

Jika posisi sudut adalah θ, x koordinat r cos θ, dan y koordinat r θ dosa.

Maka vektor posisi r = r (i cos θ + j sin θ)

Membedakan vektor posisi terhadap waktu kita mendapatkan kecepatan

v = r ω (- i sin θ + j cos θ)

Membedakan v terhadap waktu

a = dv / dt = - e ω r ² r + dv / dt t e

Uniform Circular Motion

Jika partikel bergerak dalam lingkaran dengan kecepatan seragam (v = konstan), itu adalah seragam
gerak melingkar.

Dalam kasus ini dv / dt = 0
Karenanya
a = dv / dt = - e ω r ² r

Percepatan partikel berada dalam arah - r, yaitu, terhadap pusat lingkaran. Besarnya percepatan adalah

a = ω ² = r ² v / r (sebagai v = rω)

Gerak melingkar seragam

Dalam gerak melingkar seragam, kecepatan tidak konstan dan percepatan partikel memiliki kedua komponen radial dan tangensial.

a = - ω e r ² r + dv / dt t

komponen radial adalah r = - ω = r ²-v ² / r
komponen tangensial adalah t = dv / dt

Besarnya percepatan

a = √ (a ² + a ² r t)

= √ [(ω ² r) ² + (dv / dt) ²]

Arah percepatan ini membuat α sudut dengan jari-jari yang menghubungkan pusat lingkaran dengan titik pada saat tersebut.

Tan α = (dv / dt) / (ω ² r)


Pasukan in Motion Edaran

Jika sebuah partikel dengan massa m bergerak sepanjang lingkaran dengan kecepatan seragam, gaya yang bekerja pada itu harus

F = ma = mv ² / r = m r ² ω

Gaya ini disebut gaya sentripetal.

Gaya sentrifugal

Hal ini sama dengan gaya sentripetal

F = mv ² / r = m r ² ω

Edaran putaran di Jalan

Ketika giliran dibuat, kecepatan harus kurang sehingga gesekan dapat membuat pergantian kendaraan dalam manfaat dari skid

Untuk mengaktifkan aman kita perlu memiliki

v ² / r = f s / M

Atau ² v M / ≤ r f s

Sebagai f s ≤ μ s Mg

M v ² / r ≤ μ s Mg
Itu berarti ² v / gr μ ≤ s
v ≤ √ (μ gr s)

Daripada mengandalkan gesekan, jalan diberi sudut untuk memberikan gaya sentripetal.

Tan θ = v ² / gr


θ adalah sudut untuk diberikan kepada jalan berdasarkan v. Jalan dirancang untuk kecepatan normal diasumsikan.

Pengaruh's Rotasi Bumi di Berat Semu

Sumbu rotasi bumi = Garis bergabung dengan utara dan kutub selatan = SN
Setiap titik P pada bumi bergerak dalam lingkaran.
Draw PC tegak lurus terhadap SN dari P.
Pusat bumi = O.
Jarak antara titik di khatulistiwa dan pusat bumi O = R jari-jari bumi.

Sudut antara OP dan PC θ

θ disebut colatitude tempat di mana P ada di sana.

Jika partikel berat massa m ditangguhkan melalui string pada P, angkatan di atasnya akan

1. tarik gravitasi mg terhadap bumi bersama PO
2. Gaya sentrifugal = m r ² ω
3. Ketegangan dalam string

Resultan dari mg dan m r ² = ω
m √ (² g + ω 4 R ² sin ² θ-2g ω ² R dosa ² θ) = mg '

Arah gaya resultan dengan OP diberikan oleh

Tan α = ω ² θ cos θ Rsin / (g - ω ² Rsin ² θ)

Sebuah tali tetap bersama g '

= G '√ (² g - ω ² Rsin ² θ (2g-ω ² R))

Sebagai 2g> ω R ²; g '
Di khatulistiwa = ° θ 90 dan

G '= g-ω ² R

Pada kutub = ° θ 0 dan karenanya

g '= g 

Eli Priyatna 17 Jun, 2011


--
Source: http://basistik.blogspot.com/2011/06/iit-jee-fisika-formula-revisi-7-edaran.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

0 comments:

Post a Comment