Thank you for using rssforward.com! This service has been made possible by all our customers. In order to provide a sustainable, best of the breed RSS to Email experience, we've chosen to keep this as a paid subscription service. If you are satisfied with your free trial, please sign-up today. Subscriptions without a plan would soon be removed. Thank you!
Gelombang berjalan memiliki sifat pada setiap titik yang dilalui akan memiliki amplitudo yang sama. Perhatikan gelombang berjalan dari sumber P ke titik Q yang berjarak X pada Gambar 1.8. Bagaimana menentukan simpangan pada titik P? Simpangan tersebut dapat ditentukan dari simpangan getarannya dengan menggunakan waktu perjalanannya
![]() |
Gambar 1.8. Gelombang berjalan dari P ke Q |
Dari titik P merambat getaran yang amplitudonya A, periodenya T dan cepat rambat getarannya v. Bila titik P telah bergetar t detik, simpangannya :
yp = A sin ωt = A sin (2π t/T)
Dari P ke Q yang jaraknya X getaran memerlukan v/x detik, jadi ketika P telah bergetar t detik, titik Q baru bergetar (t – x/v) detik. Simpangan Q saat itu :
| yQ = A Sin | ![]() |
Jadi, persamaan gelombang berjalan adalah :
| y = A sin 2π | ![]() | 1.2 |
| y = A sin | ![]() |
y = A sin (ωt – kx) ................................1.3
dengan :
λ= panjang gelombang (m)
T = periode gelombang (s)
ω= frekuensi sudut
k = bilangan gelombang
--
Source: http://basistik.blogspot.com/2011/06/pengantar-gelombang-7.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com







0 comments:
Post a Comment